Review: Mr. Curry

Saya dan go-shojin adalah penggemar kare Jepang. Bedanya dengan kare Asia lainnya seperti kare India atau Indonesia, rasa kare Jepang lebih mild dan gak medok bumbunya. Dan tentu saja tidak pedas, mengingat orang Jepang tidak suka pedas. Yang khas dari kare Jepang adalah pelengkapnya yaitu akashoga (jahe merah) dan keju leleh. *Baiklah, disini saya sudah ngiler membayangkan lelehan keju di saus kare*

Restoran kare favorit kami di Jepang adalah Pot & Pot dan Coco Ichibanya Curry. Sebetulnya rasa saus kare Pot & Pot paling enak, tapi CocoIchi lebih menarik karena pilihan toppingnya jauh lebih banyak dan cabangnya juga lebih banyak. Kalau anda jalan-jalan ke Jepang, mampir situ ya…pasti senang deh.

Okeh, sekarang mari bahas si Mr. Curry, yang konon spesialis kare Jepang. Udah sering ngelewatin outletnya di Grand Indonesia, tapi lewat doang… Kami sudah coba rasa kare Jepang di banyak tempat di Jakarta, dan yaaaah…belum memenuhi ekspetasi lah. Jadi si Mr. Curry di Grand Indo inipun kami cuekkin. Sampai akhirnya…. Jeng Jeng Jeeeeng….. Mr. Curry buka outlet baru di PIM 2, dan selama November 2011 ada promo buy 1 get 1, tanpa minimum order. Oke bebi, mari meluncur..mumpung promo! *dasar murahan*

Percobaan pertama terjadi siang ini. Lucu jugaaa…ternyata disini boleh pilih-pilih saus dari 4 macam saus: original, red sauce (tomato base), white sauce (cream base) dan black sauce (dari tinta cumi). Level pedas atau tidaknya juga bisa dipilih mulai dari tidak pedas sampai extreme. Sejujurnya saya pengennn coba yg black sauce, tapi kemakan omongan go-shujin ‘kalo pertama kali nyoba tuh yang original dulu’. Akhirnya saya pilih Chicken Katsu Spicy Curry Rice (58k) dan go-shujin pilih Beef Spicy Red Curry Rice (48k). Persis setelah order, saya baru liat ada salmon curry rice. Deimm! Next time deh, mon…

Pesanan datang…..

20111119-112808.jpg

20111119-112857.jpg

….dan kami TIDAK kecewa.

Rasa saus kare original-nya di lidah kami paling enak dibanding kare sejenis yang ada di Jakarta. Disarankan pilih level spicy, karena sudah pas antara pedas dan manisnya. Kalau yang non spicy mungkin buat lidah orang Indonesia cuma kerasa dominan manis dan ujungnya mblenek kali yaaa… Sedangkan red curry-nya, endessss! Saya sebelumnya su’udzon jangan-jangan rasanya kayak saus spageti, dan ternyata tidak. Sedikit lebih ringan daripada yang original, dan lebih seger. Setelah saling mencicip, akhirnya kami tukeran piring.. karena saya lebih suka yang red curry, dan go-shujin lebih suka yang original.

Yang kurang cuma satu, nggak ada topping keju lelehnya. Halooooo Mr. Curry, coba diadakan opsi topping melting cheese deh. Sumpah bakalan lebih enak! Oh yes, buat go-shujin porsi nasinya juga terlalu sedikit sih. Dia baru hepi setelah saya hibahkan setengah nasi saya buat dia.

All in all, enak si Mr. Curry ini mah,..walopun gak bisa dibilang murah juga. We surely will be back, apalagi kalo ada promo buy 1 get 1 lagi *pasang senyum yang manis*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: