Review: Bubur Ayam Jl. Limau – Gandaria

Sudah lumayan banyak bubur ayam dimampiri. Di Jl. Tanjung, Barito,  Rawa Belong, Tebet Barat, depan lapangan tenis Permata Hijau, bubur karpet Radio Dalem, bubur ayam Sukabumi, en so on en so on. Tapi yang satu ini belum tergeser kedudukannya sebagai bubur ayam favorit!

Tulisan di gerobaknya sih Bubur Ayam Cirebon. Berarti aliran Cirebon ya, bukan bubur Betawi atau bubur Chinese. Di Jakarta pasti banyak buanget yang jual. Tapi you percaya deh, kalo sampe ai tulis disini, berarti enak :D  Pakdosen aja kasih ponten bagus kok… secara dia itu kalo ada bau amis dikit atau rasa aneh dikit langsung hilang selera.

Tekstur buburnya gak terlalu kental tapi gak cair juga. Dibumbui merica dan kecap asin sedikit. Plus topping cakue, seledri, bawang goreng dan krupuk. Lantas disiram kuah kaldu kuning. Kuahnya ini nih yang bikin enak.. Asin sama gurihnya pas.

Akibat mangkal di pelataran kampus/sekolah,  harganya masih harga anak sekolahan, semangkok Rp. 7000. Kalo extra sate telur puyuh/ati ampla, ya nambah seribu-dua ribu per tusuk. Biasanya si pak bubur ini jualan pagi, tapi cuma di hari sekolah. Hari libur tutup.

Bubur Ayam Jl. Limau
Jl. Limau, Gandaria – Kebayoran Baru
depan SMA Muhammadyah 3.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: