Category Archives: Thai Cuisine / タイ料理

Bangkok Journey: Siam Niramit Dinner

Sebelumnya izinkan saya mengucapkan: Woooww Siam Niramit baguuuuus…..!

Buat yang pengen tau Siam Niramit itu apa dan bagemana, silakan googling dulu. Intinya, ini pertunjukan teater kolosal kebanggaan Thailand. Yaa kalo di Indonesia mirip2 sendratari Ramayana yang di pelataran candi Prambanan. Babak pertama show digelar outdoor di pelataran. Awalnya rada ngenes nontonnya.. Penonton disuguhi tarian muda mudi, tapi yang nari mukanya penuh kebosanan hahahaha.. Tapi akhirnya lucuuuu. Ada tarian riang gembira dan banyak penonton yang ditarik-tarikin suruh ikut nari. Sukiii!

Kelar babak pertama, penonton dihalau masuk ke dalam gedung teater untuk nonton ‘the real show’.  Huwowwwww…. aku terpesonaaa! Maklum ya sini anaknya belom pernah nonton Broadway. Jadi liat di panggung tiba-tiba bisa ada sungai, air terjun sama gajah lewat aja udah seneng banget! *gampangan*

Tiketnya ada dua jenis, tiket show only dan tiket show + dinner, dan kita dibeliin Mr. Krit si driver baik hati tiket including dinner, yang harganya cuma beda tipis sama tiket show only. Jauh lebih murah juga dibanding harga tiket resminya. Entah gimana caranya, Continue reading

Advertisements

Thai Tonight!

Orang yang punya hobi makan memang paling nggak bisa diajakin ngomongin makanan tepat sebelum tidur. Cuma gara-gara tengah malem ngobrolin kecap ikan, trus langsung resah. Pengen buru-buru makan Tom Yum Soup…

Besoknya hujan seharian. Cuacanya dingiiiin.. Bahkan cuaca memberi dukungan buat makan Tom Yum! Supaya pakdosen nggak ribut mempertanyakan mana dagingnya, jadi mari kita hadirkan juga Thai Beef Basil, dan untuk minum ada Hot Lemongrass Tea. Selamat makan di Pattaya ala-ala!

img_1915

Continue reading

Bangkok Journey: Thai Green Curry

Ambisi hidup menyicip green curry di tempat asalnya tercapai sudah.

Ini menu yang selalu dipesan tiap kali mamam-mamam di restoran Thai. Yang di Lan Na Thai itu enaknya bukan kepalang. Bikin sendiri? Oh, pernah juga. *sombong*  Enak banget juga *sombong lagi*.  Nih, intip sini nih kalo gak caya..  Tapi tapi tapi akukan belom pernah makan di kampungnya sana! Jadi salah satu niat beli tiket Jakarta-Bangkok pp adalah untuk makan ini. Cetek amat yak, hahaha….

Di hari pertama jelajah Bangkok belum ada kesempatan. Pas hari kedua, tancap. Tanpa mikir, langsung tunjuk  ini di kedai makanan halal di MBK Food Court. Sebenernya siiih mata dan hati lebih ngiler liat penampakan green curry di kios seberangnya. Assslik, mouthwatering banget! Tapi ditolak sama kokinya, hahahahahaha…… Gara2 liat kepala ijk dibungkus, dia langsung nyuruh-nyuruh ke kios seberangnya. Bener-bener digandeng dan dianterin sampe kios seberang :)) Kop khun kha bapaaak!

Setelah pesenan dianter, langsung alis naik sebelah. Kok minimalis? Tapi kan katanya gak boleh judge by its cover yah. Ya uwes, disendok lah. Seruputan pertama…. wow, enak! Kayak gini ternyata rasa aslinya.  Santannya lumayan kental, cukup gurih, tapi agak keasinan.  (Ada apa sih Thailand, kok masakanmu ternyata asin-asin?)  And yes, rada ‘sepi’ karena isinya cuma potongan ayam kecil-kecil dan sedikit, dengan kuah melimpah. Rasa gurih kuahnya berujung di rasa pedas, yang makin lama makin kuat.

Dan selanjutnya…
Aku…
Kepedesannnnnn!!!

Astaga Gustiii… tobat pedesnya. Munculnya justru aftertaste, jadi gak ilang-ilang. Padahal ini udah pesen yang mild. Karena saya emang gak kuat pedes, sempet menyangka diri sendiri yang cemen. Sama pedes aja takut. Tapi setelah temen-temen yang lain pada nyoba dan mereka SEMUA bilang pedassss… ya berarti bukan salahkuuu! Tapi gak apa-apa, tak menyesal. Cicip Thai Green Curry otentik : checked. 🙂

Masih to be continued

Bangkok Journey: Local Culinaire

Preambule: walaupun ini cerita tahun lalu dan udah basi, tapi aku mau cerita!! :p

Alkisah, setelah kehebohan nyaris tiap malam selama berbulan-bulan (diiringi tatapan lelah dari suami masing-masing), akhirnya ada 6 mamak-mamak yang berhasil melarikan diri ke Bangkok! Harusnya bertujuh.. tapi yang satu gagal berangkat, dan buntutnya terpaksa dia harus sabar dijejelin foto 6 temennya lagi gila-gilaan 😀

85f91fbb-e1b0-440a-8aa9-22d3add076fe_zpsrub6ngyd

Kalo mau ditulis, keriaan di Bangkok gak selesai 10 postingan. Tapi berhubung ini foodblog, jadi yang ditulis disini cuma perjalanan perut ya. Dan sebenernya, sini anaknya lebih doyan makan daripada belanja, jadi tujuan utama ke Bangkok emang mau makan 😀

Continue reading

Thai Matsuri

Minggu ini ternyata tema-nya lagi タイの料理 (Thai Food). Soalnya beberapa hari masak masakan Thai terus. Setelah bikin Pad Thai dan Green Curry, hari ini giliran bikin Ayam Kacang Mede Thailand.

ayam kacang mede

Gai Pad Met Mammuang

(Ayam Kacang Mede)

Bahan-bahan

300 gr fillet ayam, potong kecil-kecil
50 gr kacang mede, sangrai
2 siung bawang putih, cincang halus
2 cm jahe, rajang halus
2 sdm saus tomat
2 sdm kecap manis
1 sdm saus tiram
2 sdt Nam Pla
1 sdm minyak wijen
75 cc air
4 btr cabe kering, rajang melintang
Daun bawang, ambil bagian hijaunya, rajang lebar
Garam
Merica
Gula

Continue reading

Pedes-pedes Sedep

Kami (maksudnya saya dan go-shujin) adalah dua orang penikmat masakan Thai. Waktu saya masih muda dulu (ssaaahhh….), berdua sama besfren saya Chika sering menyambangi berbagai restoran Thai di Jakarta. Nah kalo waktu go-shujin masih muda dulu (ssuuuaaaahhh….), dia pernah tinggal di asrama dan tetanggaan sama orang-orang Thai yang pinter masak. Jadi dia sering ketiban tanggokkannya. Saya sendiri seneng masak masakan Thai, soalnya bumbunya gak jauh-jauh dari lengkuas, daun salam sama serei… mirip kayak bumbu masakan Jawa.

Salah satu menu masakan Thai yang sering tampil di rumah kami adalah Green Curry ini. Rasanya pedes-pedes gurih… banyak bumbu…. ya sedep lah pokoknya. Walaupun rasanya belum bisa seenak Green Curry-nya La Na Thai, tapi ya lumayan lah.

green curry

Di Jepang sendiri masakan green curry seperti ini populer juga. Banyak dijual dalam bentuk kalengan atau paket siap pakai. Heran.. kok bisa laku ya? Padahal kan orang Jepang kan katanya paling gak tahan makan pedes…

Thai Green Curry

Bahan-bahan

200 gr daging sapi has dalam, potong kotak kecil (atau kalo gak mau susah pakai daging sapi slice)
100 gr jamur enokitake
1 pak tahu coklat, masing-masing potong jadi 4 bagian
500 cc santan
1 btg serei, ambil bagian putihnya, keprek
3 lbr daun salam
2 cm lengkuas, keprek
3 sdm green curry pasta
2 siung bawang putih, rajang halus
1/2 btr bawang bombay, rajang
1 sdt ketumbar bubuk
1 sdm Nam Pla (kecap ikan Thailand)
Garam
Merica
Gula
Daun bawang rajang secukupnya
1 btr jeruk nipis

Continue reading